Prihatin Kabut Asap Karhutla Akrap Disapa Haji Alex Bagikan Masker kepada Masyarakat Barsel

IMG_20261010_145215

Barito Selatan // Sorotakurat.com – Kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih menyelimuti wilayah Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, menimbulkan keprihatinan berbagai pihak. Menyikapi situasi tersebut, H. Raden Sudarto, S.H., yang akrap disapa H. Alex, anggota Fraksi PDIP Perjuangan DPRD Kabupaten Barito Selatan, berinisiatif membagikan masker kepada masyarakat secara pribadi pada Sabtu (10/10/2026).

Aksi sosial tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat yang setiap hari harus beraktivitas di tengah kondisi udara yang kurang baik akibat kabut asap. Berdasarkan pantauan dan kepeduliannya terhadap situasi di lapangan, masih terdapat masyarakat yang belum menggunakan masker, bahkan sebagian di antaranya belum memiliki pelindung pernapasan untuk mengurangi paparan asap.

Saat diwawancarai sejumlah awak media di Warung Kopi Mama Nurul, Sabtu (10/10/2026), H. Alex menyampaikan bahwa pembagian masker tersebut merupakan bentuk kepedulian pribadi sekaligus tanggung jawab sosialnya sebagai kader PDIP Perjuangan. Ia berharap langkah sederhana itu dapat membantu masyarakat, terutama mereka yang tetap harus bekerja dan beraktivitas di luar ruangan meskipun kondisi udara sedang tidak sehat.

“Pada intinya, saya secara pribadi ingin membantu masyarakat dengan membagikan masker. Sebagai kader PDIP Perjuangan, kami sangat prihatin melihat kondisi cuaca dan kabut asap di wilayah Barito Selatan saat ini. Walaupun bantuan ini tidak seberapa, mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” ungkap H. Alex.

Ia menjelaskan, pembagian masker diprioritaskan kepada masyarakat yang ditemui di sejumlah titik aktivitas warga, seperti pangkalan, kawasan bundaran, tempat parkir, serta persimpangan lampu merah. Menurutnya, masyarakat yang bekerja di jalanan maupun yang harus beraktivitas di luar ruangan merupakan kelompok yang perlu mendapat perhatian, khususnya ketika kabut asap semakin mengganggu kenyamanan dan kesehatan. Ia berharap kegiatan tersebut juga dapat menjadi dorongan bagi berbagai pihak untuk memperluas upaya perlindungan masyarakat.

Selain menyampaikan keprihatinan terhadap kondisi kesehatan warga, H. Alex juga memberikan apresiasi kepada petugas yang selama ini berupaya melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan di wilayah Barsel. Ia menilai para petugas di lapangan menghadapi tantangan berat dalam menjalankan tugas, terutama ketika harus berhadapan dengan kondisi lingkungan yang dipenuhi asap dan titik api yang sulit dikendalikan. Karena itu, ia berharap masyarakat turut menghargai kerja keras petugas dengan tidak melakukan pembakaran lahan yang berpotensi memperburuk keadaan.

Raden Sudarto juga menyampaikan bahwa komunikasi dengan sejumlah kepala desa menunjukkan adanya upaya untuk mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, terlebih dalam situasi kabut asap seperti sekarang. Menurutnya, kerja sama antara pemerintah desa, pemerintah daerah, petugas pemadam, dan masyarakat sangat diperlukan untuk mencegah munculnya titik api baru. Kesadaran bersama dinilai menjadi salah satu langkah penting agar penanganan karhutla tidak hanya berfokus pada pemadaman, tetapi juga pada pencegahan.

Melalui kegiatan pembagian masker tersebut, H. Alex berharap semakin banyak pihak yang tergerak untuk membantu masyarakat menghadapi dampak kabut asap, baik melalui penyediaan masker maupun langkah penanganan karhutla yang lebih luas. Ia menegaskan bahwa upaya sekecil apa pun akan berarti apabila dilakukan dengan kepedulian dan semangat gotong royong. Di tengah kondisi udara yang mengkhawatirkan, perlindungan kesehatan masyarakat harus menjadi perhatian bersama, sembari terus mendukung petugas di lapangan dan mengajak seluruh warga menjaga lingkungan agar kebakaran hutan dan lahan tidak semakin meluas. (Gun).